Selasa, 31 Agustus 2010

rockstar ceunah


Ketika sedang asyik bermain-main dengan paman google tanpa disengaja saya menemukan foto ini, entah kenapa tiba-tiba hati saya seperti yang tidak nyaman melihat frame tersebut. Melihat dari frame tersebut dapat dipastikan bahwa itu adalah pemandangan dari sebuah suasana gigs /event musik, lalu kenapa ko ada yang pake mukena segala ??? ih sieun ih atuuutttt seyeeeuuum, hahahahahaa.... meureun ceuk manehna mah aksi teatrikal ala rockstar ceunah, kalo mau maen musik mah maen musik aja brow ga usah bawa-bawa / ngehujat agama segala atuh, istighfar ah jang kade........ maaf ya bukannya saya sok agamis, saya juga mengakui ko kalo saya ini bukanlah manusia tanpa dosa, cuman saya mah ngasih masukan aja jangan suka maen-maen dengan agama entar masuk acara "misteri illahi" loh... wallahu'alam.......

Minggu, 29 Agustus 2010

The Basketball Diaries Movie {1995}


Basketball Diaries adalah sebuah film drama Amerika yang diproduksi sekitar tahun 1995, disutradarai oleh Scott Kalvert dan dibintangi oleh Leonardo DiCaprio, Lorraine Bracco, James Madio dan Mark Wahlberg. Alur cerita film ini didasarkan pada buku otobiografi kehidupan Jim Carrol sekitar tahun 60-an dengan judul yang sama.

Film diadaptasi dari kehidupan jalanan seorang Jim Carroll diperankan oleh Leonardo DiCaprio, Jim Carrol adalah anggota tim basket di sekolahannya. Mimpi Jim untuk menjadi bintang pemain basket sepertinya tidak berjalan mulus karena ia terjatuh dalam dunia mengerikan sebagai pecandu narkoba. Sahabatnya Bobby sekarat di rumah sakit karena leukemia, pelatih basket, Swifty, memergoki Jim dan teman-teman team basketnya sedang menggunakan narkoba sehingga membuat tim basketnya pecah dan semuanya dikeluarkan dari tim basket oleh Swifty sang pelatih.
Keluar dari sekolah dan tim basketnya membuat Jim terhempas dalam kehidupan jalanan, akalnya menjadi picik dari mulai mengkhianati teman-temannya, mencuri toko, seks bebas hingga melakukan apa saja untuk memenuhi kecanduan heroinnya. Beruntunglah ada Reggie yang mantan pecandu juga berusaha untuk membantu Jim kembali kedalam kehidupan yang normal.  

Sabtu, 28 Agustus 2010

Kematian 10 Seleb Cantik ini Gemparkan Dunia

VIVAnews - Kematian mungkin bagian yang wajar dialami semua manusia dalam kehidupan. Namun, ada beberapa peristiwa kematian yang mampu menggemparkan dunis. Selebriti selalu membawa cerita tak hanya melalui karya-karya semasa hidup tetapi juga saat ajal menjemput mereka.Berikut daftar kematian lima dari 10 selebriti top dunia yang mengguncang dunia, seperti dikutip dari laman allwomenstalk.
Marilyn Monroe1. Marilyn Monroe

Sepanjang karirnya, Monroe dikenal sebagai ikon kecantikan dan fashion.  Marilyn Monroe meninggal di usia 36 tahun dan ditemukan di rumahnya pada tanggal 5 Agustus 1962. Penyebab kematiannya hingga kini masih samar, overdosis atau bunuh diri.




Heather O?Rourke2. Heather O'Rourke
 Kematiannya di usia sangat belia, 12 tahun bisa membuat para penggemar film horor merinding. Bintang trilogi film Poltergeist yang bakatnya ditemukan Steven Spielberg meninggal 1 Februari 1988 setelah berjuang melawan Penyakit Crohn (penyakit radang saluran pencernaan akut dan kronis).


Aaliyah3. Aaliyah

Penyanyi R & B Aaliyah meninggal di usia yang masih sangat muda, 22 tahun. Peraih penghargaan Grammy meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat di Bahama pada tanggal 25 Agustus 2001 setelah syuting videoklip terakhirnya, "Rock the Boat".




Janis Joplin4. Janis Joplin

Penyanyi rock Janis Joplin mulai terkenal di akhir 1960-an. Majalah Rolling Stones menempatkannya sebagai orang ke-46 dari daftar "100 Artis Terpopuler sepanjang Masa." Pada Oktober 1970, dia ditemukan tewas di lantai kamar hotelnya pada usia 27 tahun. Penyebab kematian yang resmi dikeluarkan kepolisian menyatakan sang rocker tutup usia akibat overdosis heroin dan efek alkohol.



Anna Nicole Smith5. Anna Nicole Smith

Dunia cukup lama menyaksikan pasang surut dalam kehidupan model Playboy berusia 36 tahun, Anna Nicole Smith. Anna pernah menghiasi tajuk-tajuk utama majalah dari kematian putranya hingga pernikahannya dengan seorang miliarder berusia delapan puluh tahun. Pada tanggal 8 Februari 2007, Anna ditemukan tidak bernyawa dalam sebuah kamar hotel Seminole Hard Rock  Hotel and Casino di Hollywood.



Linda Boreman6. Linda Boreman

Linda membintangi film dewasa "Deep Throat" yang dirilis pada 1972. Namun, beberapa tahun setelah itu, ia berubah menjadi aktivis anti-pornografi. Di usianya yang ke-53 tahun, Linda meninggal akibat trauma hebat dan cedera parah setelah kecelakaan mobil pada 22 April 2002.





Putri Diana7. Putri Diana
Siapa yang dapat melupakan pesona dan keanggunan Putri Diana? Putri berusia 36 tahun dari Wales meninggal dunia setelah kecelakaan mobil di Paris bersama Dodi Al-Fayed  setelah terlibat adegan kejar-kejaran dengan paparazzi. Untuk mengenang Lady Di, sapaan Diana, penyanyi Inggris Elton John mengaransemen ulang lagu "Candle in the Wind" dalam pemakaman putri yang kisah hidupnya mirip dongeng tersebut.

Sharon Tate8. Sharon Tate
Aktris Sharon Tate Marie membuat industri film menoleh padanya saat dinominasikan untuk Golden globe dalam film "Valley of the Dolls" pada 1967. Aktris berusia 26 tahun dan empat anggota keluarganya ditemukan tewas akibat luka tikaman di rumahnya.
Pembunuh aktris cantik ini akhirnya diketahui bernama Charles Manson, penjahat kelas kakap Amerika yang membentuk kelompok kriminal 'The Family'. Yang targis, peristiwa ini terjadi pada tanggal 8 Agustus 1969 di tengah dua minggu terakhir penantian sang aktris pada kelahiran anaknya.
Ruslana Korshunova9. Ruslana Korshunova
Dikenal sebagai "Rapunzel Rusia" dalam dunia model dunia, gadis berusia 20 tahun mengejutkan dunia dan keluarganya ketika ia jatuh dari balkon lantai sembilan apartemennya di Manhattan, New York, AS. Polisi menyatakan kematian Ruslana akibat bunuh diri, meskipun tidak ada pesan ditemukan.





Selena Quintanilla-Pérez10. Selena Quintanilla-Pérez
Penyanyi latin yang tenar dengan julukan "Ratu Musik Tejano", berada di puncak karier saat dibunuh oleh Yolanda Saldivar, pemimpin kelompok penggemarnya. Jennifer Lopez memperoleh ketenarannya saat memainkan peran dalam sebagai penyanyi berusia 23 tahun tersebut dalam film "Selena" dan memenangkan penghargaan Grammy pada 1997.






Orangutan Masih Terancam


Ada empat spesies kera besar di dunia dan sangat dilindungi, tiga di antaranya ada di Afrika, yakni Gorila, Simpanse, dan Bonobo serta satu spesies yang hanya tersisa di Indonesia dan Malaysia, yakni Orangutan.
Orangutan adalah mahluk sejenis kera yang memiliki lengan panjang dan berbulu kemerahan atau terkadang cokelat. Orangutan ditemukan di wilayah Kalimantan dan Sumatra. Orangutan termasuk ke dalam Ordo Primata, Familia Pongidae, dan species Pongo pygmaeus (orangutan Kalimantan) dan Pongo abelli (orangutan yang terdapat di pulau Sumatera).
Habitat orangutan adalah di hutan hujan tropik dataran rendah, hutan berawa atau hutan perbukitan pada ketinggian 1500 mdpl. Kini, mereka hanya bisa ditemukan di hutan Kalimantan maupun Sumatera (90%), sementara 10% di hutan Malaysia (Sabah dan Sarawak).
Mahluk Semi Solitaire
Orangutan hidup semi solitaire. Tidak membentuk kelompok seperti jenis kera besar lainnya. Mereka bersosialisasi dengan individu lainnya pada saat kawin yang berlangsung selama 2-3 minggu dan saat mengasuh anaknya. Orangutan melahirkan hanya satu anak setiap kelahiran, setelah 5-8 bulan mengandung. Orangutan bisa hidup hingga usia 50-60 tahunan lebih.
Menurut data yang dikeluarkan International Workshop on Population Habitat Viability Analysis (PHVA) tahun 2004, populasi orangutan di Kalimantan ada 57.797. Sementara populasi orangutan di Sumatera ada 7.501.
Populasi orangutan semakin terancam bahkan hampir punah karena ulah manusia.”Ancaman yang dihadapi orangutan adalah hilangnya habitat karena ilegal logging, konversi hutan menjadi perkebunan, dan perburuan. Perburuan cukup serius” tutur Darmawan, Koordinator untuk Orangutan Conservation Services Programe (OCSP)di Kalimantan dalam acara Greentalk 89.2 FM Green Radio, Rabu (1/4/2009). Hal ini bisa dilihat dari jumlah orangutan yang masuk pusat rehabilitasi lebih dari 1000 ekor di tiga pusat rehabilitasi di Kalimantan.
Faktor yang  paling mengancam keberadaan orangutan adalah konversi hutan menjadi perkebunan. Ketika kehidupan orangutan makin terdesak, dan dikepung oleh tanaman konversi monokultur yang luas, kadang orangutan jadi sangat mudah terlihat dan sangat mudah ditangkap ketika mereka ada di atas tanah karena gerakannya lebih lambat daripada saat masih diatas pohon. Yang menjadi incaran adalah anak orangutan yang masih bayi atau balita. Para pemburu ini setidaknya harus membunuh tiga orangutan dewasa termasuk induknya sebelum mendapatkan bayi orangutan.
Upaya Perlindungan
Perlindungan terhadap orangutan telah lama menjadi perhatian Pemerintah Indonesia. Tahun 2007 dalam United Nations Framework Convention on Climate Change  (UNFCCC), Conference of Parties (COP) ke-13 di Bali, Pemerintah Indonesia mendeklarasikan komitmennya untuk melaksanakan program konservasi dalam rangka melindungi orangutan dan habitatnya di Sumatera dan Kalimantan. 
Upaya perlindungan orangutan merupakan simbol konservasi hutan tropis dataran rendah di Indonesia. Karena melindungi orangutan berarti melindungi hajat hidup orang yang bergantung pada hutan termasuk di antaranya suku pedalaman dan masyarakat adat. Konservasi orangutan tidak hanya bermakna menghindari kepunahan fauna namun bertujuan menjaga alam demi kemaslahatan umat manusia.
Menurut Darmawan, upaya perlindungan binatang berjulukan ”umbrella spesies” ini penting karena mereka merupakan salah satu kunci yang membantu proses regenerasi hutan. Selain itu, karena orangutan mempunyai daerah jelajah yang cukup luas, maka diasumsikan jika menyelamatkan orangutan berarti menyelamatkan jenis hewan lain yang hidup di tempat yang sama.
Ketika ditanya soal aktivitas yang telah dilakukan OCSP, Darmawan menjelaskan bahwa mereka telah melakukan penegakan hukum, patroli, protection and monitoring unit, mengelola kawasan-kawasan yang menjadi habitat orangutan. “Teman-teman di Aceh melakukan pengelolaan dan perlindungan orangutan termasuk upaya penyelamatan orangutan yang terpasaka direlokasi karena habitatnya hilang”, tambahnya.
Senada dengan Darmawan, Nardiyono, Koordinator Survei The Nature Conservancy (TNC) di Kalimantan menjelaskan melalui telepon, bahwa selama ini TNC berkonsentrasi kepada alam dengan tetap memperhatikan  masyarakat sekitar hutan. Selain itu, tahun 2008  TNC melakukan survei orangutan di pegunungan Karst Sangkulirang. Bertujuan untuk mengetahui populasi orangutan dan keragaman hayati di Karst Sangkulirang. Melihat secara langsung kondisi hutan apakah layak sebagai habitat untuk jangka waktu yang panjang. Mengetahui akses menuju kawasan hutan, dan mengetahui secara makro dampak bagi warga masayarakat yang tinggal kawasan itu. Serta mencari tahu seberapa besar ancaman yang terjadi sekarang dan yang akan datang.
Dari survei tersebut ditemukan adanya populasi orangutan di Karst Sangkulirang yang cukup signifikan. “Kepadatan sarang orangutan di Kalimantan cukup tinggi. Dalam 8 km bisa ditemukan 219 sarang” ungkap Nardiyono.
Perlu Integrasi Semua Pihak
Lebih lanjut Darmawan melihat upaya-upaya yang dilakukan belum terintegrasi dengan baik. “Ada teman bergerak hanya soal manajeman kawasan padahal di situ persoalan penegakan hukumnya lemah. Sementara teman penegak hukum bergerak di tempat lain” tuturnya.
Upaya-upaya perlindungan dan penyelamatan orangutan akan semakin efektif jika ada komunikasi yang baik antarkelompok dan kolaborasi. Darmawan mengatakan, “Jika ada integrasi maka tujuan pendekatan hukum yang lebih baik, dan dukungan kebijakan dari pemerintah pusat dan daerah juga tercapai, serta support dari prevent sector”.
Diakui Darmawan bahwa pekerjaan melindungi orangutan merupakan tanggung jawab besar dan perlu kerja sama banyak pihak. Untuk membangun komunikasi dan trust yang lebih kuat, perlu wadah mendorong prubahan-perubahan kebijakan, perubahan pengelolaan orangutan dan perlu ada orang yang mejadi koordinator”.
Darmawan juga menjelaskan upaya yang seharusnya dilakukan setelah mengetahui ada populasi orangutan di suatu wilayah. “Yang perlu dilakukan adalah upaya perlindungan habitat, tetapi tidak menutup peluang masyarakat sekitar untuk tetap memanfaatkan sumber daya alam di wilayah itu. Selain itu juga mendorong perubahan kebijakan supaya ada policy yang lebih kuat’ jelasnya. 
Darmawan juga mengakui bahwa upaya itu tidak mudah. Di masyarakat ada persepsi yang keliru tentang upaya ini. “Membunuh orangutan itu dilarang, tetapi merusak habitat orangutan sehingga orangutan mati dibolehkan” terang Darmawan sambil tertawa. Hal ini terjadi  karena tidak ada status perlindungan yang tegas.
Melindungi Manusia Juga
Lalu, apa korelasi penting keberadaan orangutan bagi mahluk hidup lain termasuk manusia? “Mereka mempunyai pengetahuan misalnya obat-abatan, ada rumput penting yang mereka makan pada kondisi sakit, dan sekarang tumbuhan itu bermanfaat buat manusia untuk obat. Dari sini kita melihat bahwa mahluk lain juga memiliki pengetahuan” ujar Darmawan.
Sementara Nurdiyono menjelaskan bahwa ada korelasi yang erat antara keberadaan orangutan dengan masyarakat kota, “Melindungi kawasan hutan dengan payungnya adalah urangutan mempunyai dampak positif bagi masyarakat kita yang ada di kota. Pemanasan global terjadi di mana-mana, tatkala kita kehilangan hutan di mana ada orangutannya maka kita tinggal menunggu waktu saja, menunggu bencana yang sudah mengancam keselamatan, temasuk dengan kita masyarakat kota”.
Melindungi orangutan berarti juga melindungi habitatnya, termasuk yang ada di luar kawasan konservasi sehingga semua pihak termasuk kita yang berada di kota memiliki tanggung jawab melindungi orangutan. Akankah kita membiarkan orangutan punah? Marilah kita cegah satwa punah sekarang juga!
sumber :greenradio.fm/index.php/component/content/article/105-endanger-animal/421-orangutan-masih-terancam.html 


Jumat, 27 Agustus 2010

The Crow {1994}

" People once believed that when someone dies, a crow carries their soul to the land of the dead. But sometimes, something so bad happens that a terrible sadness is carried with it and the soul can't rest. Then sometimes, just sometimes, the crow can bring that soul back to put the wrong things right."

Detroit, dimalam sebelum Halloween tiba, atau malam yang disebut dengan "Devil's Night" sebuah kejadian pembunuhan tragis menimpa pasangan muda, Shelly Webster (Sofia Shinas) dan tunangannya yang juga seorang gitaris band, Eric Draven (Brandon Lee). Eric ditemukan tewas akibat ditembak dan terjatuh dari jendela apartemennya, sedangkan Shelly yang mengalami luka parah akibat pukulan dan perkosaan tewas di rumah sakit.
Satu tahun kemudian, sebuah gagak hitam besar datang menghampiri makam Eric Draven, dan dengan sebuah kekuatan miterius gagak tersebut membangkitkan Eric dari kematiannya. Segera saja Eric mengingat semua apa yang terjadi pada dirinya dan kekasihnya satu tahun lalu, peristiwa yang meninggalkan dendam kesumat yang luar biasa dalam diri Eric dan membuat dirinya berubah menjadi sosok "The Crow" yang bersiap menghukum semua orang yang bertanggung jawab atas kematian kekasih tercintanya.

The Crow adalah sebuah film yang diangkat dari komik serial berjudul sama, karya James O'Barr yang diproduksi oleh Caliber Comics pada tahun 1989. Bisa dibilang The Crow adalah salah satu film adaptasi komik yang sukses dibuat versi live actionnya, dan semua itu tidak terlepas dari tangan dingin seorang Alex Proyas. Sayang kesuksesan The Crow tidak diikuti oleh dua lanjutannya, The Crow: City of Angels (1996) dan The Crow: Salvation(2000) yang tampil sangat buruk baik secara kualitas maupun komersial.
Ada beberapa faktor penting yang membuat The Crow menjadi sebuah film cult yang selalu diingat para fans dan penontonnya, pertama sudah tentu dari segi ceritanya yang bisa dibilang cukup setia dengan komiknya, memang Proyas melakukan sedikit perubahan untuk menyesuaikannya untuk versi filmnya ini, namun perubahan itu tidak terlalu menganggu dan tidak merubah esensi utama dari komiknya . Kedua adalah atmosfer dan setting yang ditampilkannya benar2 mewakili suasana Gothic yang dark dan creepy yang memang merupakan ciri khas utama komiknya, belum lagi soundtrack2nya yang benar2 pas mewakili emosi gelap film berdurasi 102 menit ini. Dan yang terakhir adalah faktor seorang Brandon Lee, bukan hanya karena ia berhasil dengan sukses membawakan tokoh Eric Draven, namun juga karena sebuah kecelakaan tragis di lokasi syuting yang membuat anak dari aktor Bruce Lee ini tewas disaat akhir pembuatan film ini, sehingga beberapa bagian perannya harus digantikan dengan komputer, peristiwa ini jelas secara tidak langsung menambah daya tarik film ini dan membuat film ini menjadi lebih berkesan.
Overall, The Crow bisa dibilang adalah salah satu film adaptasi komik terbaik yang pernah dibuat, film dengan cerita cinta yang tragis dan gelap ini sukses melambungkan nama seorang Brandon lee sebagai ikon gothicterkenal di jamannya, walaupun nasib baik rupanya tidak berpihak kepadanya.
sumber : bicarafilm.com/baca/2010/05/18/the-crow-1994.html